Masa Orientasi Siswa (MOS) SMPN 2 Bandar Lampung, yang diselenggarakan pada hari Senin (11\7) sampai Rabu (13\7) disambut begitu antusias oleh semua siswa kelas 7 yang baru diterima di SMPN 2 yang berjumlah sekitar 188 siswa. Kegiatan ini dibimbing oleh anggota OSIS serta para guru.
Sekitar pukul 07.00 WIB para siswa datang berbondong-bondong. Mereka tampak begitu bersemangat. Dengan seragam SD merah-putih lengkap, para siswa mulai membuat barisan untuk segera melakukan upacara pembukaan MOS yang di laksanakan di lapangan SMPN 2.
Petugas upacara pembukaan MOS ini adalah anggota OSIS, sama seperti upacara pada matrikulasi yang telah berlangsung seminggu sebelumnya. Susunan jadwal acara disampaikan oleh ibu Amaroh.
Bapak Bren Effendi, Wakil Kepala SMPN 2 Bandar Lampung, juga menyampaikan pidato singkatnya tentang tujuan di laksanakannya kegiatan MOS ini. Menurut beliau, MOS bertujuan untuk mengenalkan siswa pada sekolah mereka yang baru, juga untuk membangun karakter siswa. Sebelum upacara dimulai dan juga diakhiri, para siswa dibimbing para guru, meneriakkan yel-yel SMPN 2, yaitu Pious, Smart, and Disciplined. Wah, seru sekali! Karena, suara para murid baru ini, lantang, lho! Selesai upacara, para siswa kembali ke kelas sementara mereka masing-masing. Hari itu, panitia MOS belum mengadakan outdoor activity, jadi para siswa diajarkan tentang pengetahuan tentang wiyatamandala, kepemimpinan, tata tertib, tata krama dan masih banyak yang lainnya di dalam kelas oleh bapak-ibu guru. Kegiatan ini berlangsung sampai pukul 12.00 wib dan diselingi dengan waktu istirahat. Setelah melaksanakan Shalat Zhuhur berjamaah, barulah para siswa dibolehkan pulang
Keesokan harinya, para siswa lebih bersemangat lagi. Karena mereka sangat menanti-nantikan kegiatan di luar kelas. jadwal untuk hari Selasa adalah latihan menyanyikan lagu nasional, Mars dan Hymne SMPN 2 Bandar Lampung, juga Demo Ekstrakurikuler. Kegiatan menyanyi semakin seru ketika guru musik SMPN 2 berseru, “Siapa diantara kalian, murid-murid baru ini, yang sewaktu masih di SD pernah menjadi dirigen musik?”. Akhirnya, Risa, Naura, dan Embun maju ke depan, dan oleh bapak guru musik yang ramah itu, mereka dijadikan dirigen musik dalam latihan ini. Mereka semua sangat kompak sekali saat menyanyikan berbagai lagu. Ada satu hal lagi, yang sangat seru dan menghebohkan, yaitu tugas dari anggota OSIS. Murid-murid baru ini ditugaskan untuk mengetahui siapa dan apa jabatan anggota OSIS dan MPK sekaligus meminta tanda tangan mereka. Bagi yang tidak berhasil akan diberi hukuman. Menurut para siswa, ini tugas yang cukup susah, lho! Karena mereka sengaja menghindari adik-adik kelasnya yang akan meminta tanda tangan, atau mempunyai syarat yang kadang sangat lucu, dan seru. Ada anggota OSIS yang sudah menutupi nama di seragamnya dengan tangan, atau dengan kertas yang bertuliskan nama palsu atau nama artis favorit mereka yang sedang populer saat ini misalnya Selena Gomes hahaha.
Ada pula yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan misalnya, ‘Berapa tanggal lahir saya?’, ‘Berapa nomor sepatu saya?’ ‘Kalau mau minta tanda tangan saya, kamu harus tahu dulu, berapa nomor punggung kaos saya saat demo ekstrakurikuler basket’ dan yang lucu-lucu lainnya. Bahkan ada pula, anggota OSIS yang peminta tanda tangannya sampai mengantri panjaaaang sekali. Hingga, para guru pun ikut turun tangan untuk menertibkan siswa. Kegiatan berikutnya adalah demo ekstrakurikuler. Yaitu, basket, paskibra, tari, merpati putih yaitu semacam silat, pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Rohani Islam (Rohis). Semuanya sangat menarik sekali, sehingga para siswa dibuat kebingungan untuk memilih ekskul mana yang diminati.
Hari Rabu pun tiba, hari yang menjadi favorit murid-murid baru ini. Karena, hari itu, mereka bermain games bersama, juga melakukan Pelatihan Baris-Berbaris atau yang sering disebut PBB. Kegiatan ini, dilaksanakan di lapangan Mako Brimobda Lampung yang tak jauh dari SMPN 2 Bandar Lampung. Ratusan siswa berpakaian olahraga berkumpul disana dengan begitu ceria dan gembira. Saat PBB, setiap kelompok atau kelas sementara ini, dibimbing oleh anggota OSIS. Games yang pertama adalah “tali kehidupan”. Tapi, sebelum games itu dimulai, siswa harus membentuk kelompok yang terdiri dari 30-an orang.Tidak saling membeda-bedakan teman semua harus bersatu. Maka terbentuklah 6 kelompok. Semua anak saling bergandengan tangan, dan di tangan anak yang pertama dikalungkan seutas tali rafia yang sudah dikaitkan ujung ke ujungnya sehingga berbentuk lingkaran. Tali itu, harus sampai ke tangan anak yang terakhir dengan mengirimnya tanpa melepas gandengan tangan teman yang satu dengan teman yang lain. Jadi harus benar-benar kompak!! Waah seru sekali...Tentu saja kelompok yang paling cepat mengirim talinya ke teman paling terakhir, adalah pemenangnya.
Permainan kedua bernama, “Opposite” yang dalam bahasa Indonesia berarti, ‘lawan kata’. Jadi, satu kelompok itu, harus saling memegang bahu teman yang ada di depannya. Seperti anak-anak yang sedang bermain kereta-keretaan lho! Kemudian anggota OSIS yang ada di depan memberikan aba-aba. Misalnya, jika anggota OSIS berseru “Maju!”. Berarti para murid harus menjawab dan bergerak dengan lawan katanya “Mundur!”. Begitu pula sebaliknya. Dan jika anggota OSIS berseru “Kanan!”. Sudah pasti, jawaban yang benar adalah “Kiri!”. Dan seterusnya. Permainan ini membutuhkan konsentrasi dan kerjasama yang tinggi. Karena tidak mudah bergerak ke kanan-kiri, maju-mundur beramai-ramai sambil memegang bahu teman. Dalam permainan ini juga ada pemenangnya, yaitu kelompok yang bertahan lebih lama di arena. Asyiknya bermain games hari itu, diakhiri dengan tepuk semangat yang benar-benar dilakukan dengan semangat sekali oleh para siswa baru.
Akhirnya, mereka semua pun kembali ke sekolah. Kemudian berganti seragam untuk melaksanakan upacara penutupan MOS.
Lelah, namun gembira. Begitulah wajah-wajah yang tampak di lapangan upacara SMPN 2 Bandar Lampung saat upacara penutupan. Laporan dan amanat disampaikan, dan upacara diakhiri oleh do’a yang dipimpin oleh petugas upacara, hari itu berakhirlah kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) SMPN 2 Bandar Lampung.
SMPN 2 Bandar Lampung! Pious! Smart! And Disciplined!
Penulis : Rayi Fatin Naura


