BANDAR LAMPUNG (Lampost): Universitas Lampung mengantarkan data hasil pemindaian lembar jawaban komputer (LJK) ujian nasional (UN) SMA ke Jakarta, hari ini (8-4).
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Komputer (Puskom) Unila I Komang Winatha mengatakan tanggung jawab Unila hanya sampai pada pemindaian. "Untuk penghitungan atau scoring, dilakukan Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) di Jakarta selaku pemegang kunci jawaban ujian," kata dia.
Komang mengatakan hasil pemindaian itu dibawa dalam bentuk cakram compact disk (CD). Berdasarkan standar operasional prosedur, data ini harus diantarkan langsung oleh pihak Unila, bukan oleh Dinas Pendidikan. Selain itu, data tidak boleh dikirim melalui email ataupun flashdisk.
"Sejak UN berlangsung, kami langsung memprosesnya begitu LJK kami terima," kata dia.
Proses pemindaian lembar jawab UN, ujarnya, dilakukan selama 24 jam mengingat jarak antarwilayah di Lampung yang cukup jauh menjadikan pengiriman lembar jawab UN menjadi lama. Apalagi, tahun ini terdapat ujian ulangan bagi yang gagal. Dengan demikian, tenggat pemindaian lebih cepat.
Ia menjelaskan proses pendistribusian lembar jawab ke Unila segera dilakukan setiap selesai pelaksanaan UN di setiap kabupaten kota. Mulanya pihak sekolah mengumpulkan ke tingkat subrayon, kemudian diteruskan ke rayon, tingkat kabupaten/kota, terakhir ke Unila.
Sebelum dilakukan pemindaian, pihaknya melakukan proses pemberkasan dengan memeriksa jumlah soal yang dikirimkan oleh panitia UN kabupaten/kota dengan mencocokkannya sesuai dengan database peserta UN. Proses ini dilakukan di lantai IV Rektorat Unila. Sementara itu, ruang pemindaian berada di ruang Puskom, lantai III Rektorat.
"Kalau jumlah lembar jawab yang dikirimkan tidak sesuai dengan data peserta UN, kami akan langsung melakukan konfirmasi terhadap panitia UN kabupaten/kota. Namun, sejauh ini tidak ada masalah," kata dia. (MG14/S-1)
www.smpn2-bdl.sch.id
Orang yang tidak pernah jatuh, itu biasa ...
tapi yang setiap jatuh bangun lagi, itu baru luar biasa ...
(Yanuar Achmad)


