www.smpn2-bdl.sch.id

"Life is very short and there's no time for fighting and fussing my friends."
(The Beatles)

 

SMPN 2 Bandar Lampung News

Melukis Dapat Melatih Konsentrasi Anak

E-mail Print PDF

Lomba Melukis Dapat Melatih Konsentrasi AnakMelukis ternyata dapat melatih konsentrasi anak. Dengan melukis, anak menjadi lebih fokus terhadap yang dilakoninya.

Demikian dikatakan Papa Joe, pembina Sanggar Lukis Papa joe Art Painting, dalam pelatihan melukis bagi guru TK, SD hingga SMP se-Provinsi Lampung di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Rabu (2-2).

"Melukis itu aktivitas yang memerlukan konsentrasi tinggi. Mereka yang biasa melakukan aktivitas melukis akan terbiasa memfokuskan pikiran mereka secara penuh terhadap objek yang tengah dilukisnya," kata dia.

Maka tak jarang, kata Papa Joe, ketika orang sedang melukis, ia seperti asyik dengan dunianya sendiri. Tak tergubris dengan aktivitas lain di sekitarnya. Menurut dia, melukis tak hanya persoalan art dan kreativitas semata, tetapi juga soal memfokuskan pikiran.

Papa Joe juga menyatakan melukis bukanlah persoalan rumit seperti yang dibayangkan orang. Melukis itu mudah jika orang mengetahui langkah-langkah dalam melukis. Tidak serta-merta sebuah hasil lukisan itu jadi begitu saja.

Ia mencontohkan untuk menggambar orang atau binatang itu tidak bisa digambar sekaligus, tetapi harus bertahap. Diawali dari garis postur yang proposional kemudian diikuti dengan garis lengkung, barulah diikuti detail-detail lain hingga menjadi lukisan secara utuh.

"Selain menjadikan kegiatan yang bersifat hobi, melukis juga dapat dijadikan sebagai aktivitas yang dapat menghasilkan income bagi mereka yang secara tekun menggelutinya," kata dia.

Secara terpisah, Indriani Dewi, kepala Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Fitrah Insani, selaku penyelenggara kegiatan, menyatakan pelatihan dilakukan dalam rangka menyambut hari jadi lembaganya yang kedua, tepatnya pada 2 Februari ini.

"Selain melakukan pelatihan melukis bagi guru, kami juga menggelar lomba menggambar dan mewarnai bagsi siswa TK dan PAUD se-Bandar Lampung, ditargetkan akan diikuti oleh 200 siswa TK dan PAUD se-Bandar Lampung," kata dia.

Sementara kegiatan pelatihan melukis ini diikuti oleh 105 guru se-Provinsi Lampung. Dengan kegiatan ini diharapkan para guru dapat memiliki kemampuan melukis dan dapat diteruskan ke anak-anak didik mereka di sekolah.

 

Sumber : Lampung Post

Last Updated on Friday, 11 March 2011 11:22

UJIAN NASIONAL: LJK Dikirim ke Jakarta

E-mail Print PDF

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Universitas Lampung mengantarkan data hasil pemindaian lembar jawaban komputer (LJK) ujian nasional (UN) SMA ke Jakarta, hari ini (8-4).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Komputer (Puskom) Unila I Komang Winatha mengatakan tanggung jawab Unila hanya sampai pada pemindaian. "Untuk penghitungan atau scoring, dilakukan Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) di Jakarta selaku pemegang kunci jawaban ujian," kata dia.

Komang mengatakan hasil pemindaian itu dibawa dalam bentuk cakram compact disk (CD). Berdasarkan standar operasional prosedur, data ini harus diantarkan langsung oleh pihak Unila, bukan oleh Dinas Pendidikan. Selain itu, data tidak boleh dikirim melalui email ataupun flashdisk.

"Sejak UN berlangsung, kami langsung memprosesnya begitu LJK kami terima," kata dia.

Proses pemindaian lembar jawab UN, ujarnya, dilakukan selama 24 jam mengingat jarak antarwilayah di Lampung yang cukup jauh menjadikan pengiriman lembar jawab UN menjadi lama. Apalagi, tahun ini terdapat ujian ulangan bagi yang gagal. Dengan demikian, tenggat pemindaian lebih cepat.

Ia menjelaskan proses pendistribusian lembar jawab ke Unila segera dilakukan setiap selesai pelaksanaan UN di setiap kabupaten kota. Mulanya pihak sekolah mengumpulkan ke tingkat subrayon, kemudian diteruskan ke rayon, tingkat kabupaten/kota, terakhir ke Unila.

Sebelum dilakukan pemindaian, pihaknya melakukan proses pemberkasan dengan memeriksa jumlah soal yang dikirimkan oleh panitia UN kabupaten/kota dengan mencocokkannya sesuai dengan database peserta UN. Proses ini dilakukan di lantai IV Rektorat Unila. Sementara itu, ruang pemindaian berada di ruang Puskom, lantai III Rektorat.

"Kalau jumlah lembar jawab yang dikirimkan tidak sesuai dengan data peserta UN, kami akan langsung melakukan konfirmasi terhadap panitia UN kabupaten/kota. Namun, sejauh ini tidak ada masalah," kata dia. (MG14/S-1)

Last Updated on Wednesday, 14 April 2010 09:03

Kemendiknas - Intel Lanjutkan Program Pelatihan TIK bagi Guru

E-mail Print PDF

Depdiknas biruJakarta, Rabu (10 Maret 2010)--Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) bersama Intel Indonesia sepakat melanjutkan program pelatihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi guru. Program pelatihan ini memungkinkan para guru menggunakan teknologi secara efektif untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa di dunia digital. Sejak dimulai pada 2007, program ini telah melatih lebih dari 30.000 guru di Indonesia.
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menyampaikan, teknologi informasi tidak dapat dilepaskan dari infrastruktur, konten, dan konteks. Setelah ketiga hal tersebut dikuasai, lanjut Mendiknas, maka kemanfaatan TIK bisa dirasakan. "Kalau hanya bicara tentang infrastruktur saja tidak banyak manfaatnya," kata Mendiknas usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemendiknas dengan Intel Indonesia Corporation untuk kelanjutan pelaksanaan Program Intel Teach di Indonesia, Rabu (10/3/2010) di Kemendiknas, Jakarta.

Penandatanganan MoU dilakukan antara Sekretaris Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ses Ditjen PMPTK) Kemendiknas Giri Suryatmana dengan Country Manager Intel Indonesia Budi Wahyu Jati.
Mendiknas menyebutkan, TIK dalam kehidupan sehari-hari memiliki peran sebagai penyangga (supporter), penggerak (driver), pemungkin (enabler), dan transformasi (transformer) . Mendiknas meminta agar menguasai nilai yang tersembunyi di balik teknologi informasi. Kalau tidak maka teknologi informasi hanya sebagai teknologi biasa. "Kalau kita ingin memasukkan IT sebagai mesin transformasi sosial budaya maka nilai itulah yang penting," katanya.
Budi mengatakan, Intel menyelenggarakan Program Intel Kids untuk memberikan pelatihan TIK kepada para guru agar dapat meningkatkan profesionalisme di dalam penggunaan TIK dalam belajar mengajar. Dia menyebutkan, perusahaan pembuat prosesor atau otak komputer ini telah menghabiskan sekitar US$ 1 milyar untuk mendanai program ini di 72 negara dan telah melatih 7 juta guru. "Tahun ini target kami menambah 20.000 guru lagi, sehingga akhir tahun kami harapkan sekitar 50.000 guru dapat mendapatkan peningkatan profesionalisme dalam pembenahan guru dalam belajar mengajar," katanya.*** -GIM-

(sumber : http://www.diknas.go.id)

Last Updated on Monday, 05 April 2010 19:57

Galaksi Baru Produksi Bintang 100 Kali Lebih Cepat

E-mail Print PDF

NEW YORK--MI: Para astronom telah menemukan sebuah galaksi baru yang tumbuh dengan kecepatan yang luar biasa. Bahkan kecepatan pertumbuhannya membuat galaksi tersebut mampu menciptakan bintang-bintang baru 100 kali lebih cepat dibanding yang galaksi Bima Sakti lakukan.

Galaksi tersebut berada di posisi yang sangat jauh dari bumi. Cahayanya telah menghabiskan waktu ribuan tahun untuk mencapai bumi.

Dengan demikian, para astronom meyakini galaksi yang dinamai SMM J2135-0102 tersebut telah tercipta 10 miliar tahun lalu atau tiga miliar tahun setelah terjadi Big Bang. Letak bintang-bintang bentukan galaksi tersebut juga tidak tertata secara teratur, meskipun secara umum berkelompok di empat zona berbeda.

Namun, mengenai tingkat keterangannya, bintang-bintang tersebut 100 kali lebih terang dibanding bintang-bintang di galaksi Bima Sakti. "Kami tidak sepenuhnya memahami mengapa bintang-bintang baru tercipta dengan sangat cepat. Tapi hasil kami bintang terbentuk lebih efisien dibanding yang sekarang," ujar salah seorang astronom asal Institute for Durham University, Mark Swinbank.

Para astronom mengamati SMM J2135-0102 dengan menggunakan teleskop Pathfinder Atacama Experiment (APEX) yang dioperasikan di Cile oleh European Southern Observatory. Mereka berharap dapat membandingkan galaksi baru tersebut dengan galaksi lain terdekat untuk mengetahui lebih lanjut pembentukan bintang muda yang berbeda dalam alam semesta ini. (Mar/SPACE/OL-04)

Last Updated on Sunday, 28 March 2010 22:11

Virus Baru Pencuri Password Incar Facebook

E-mail Print PDF

BOSTON--MI: Para peretas telah membanjiri Internet dengan spam  yang tercemar virus yang mengincar sebanyak 400 juta pengguna Facebook dalam upaya mencuri password perbankan dan mengumpulkan informasi lain yang sensitif.

Surat elektronik memberi tahu penerima bahwa password di akun Facebook mereka telah diset ulang, dan mendesak mereka mengklik attachment untuk memperoleh izin login baru, demikian penjelasan perusahaan pembuat perangkat lunak antivirus McAfee Inc.

Jika attachment tersebut dibuka, maka beberapa jenis perangkat lunak jahat akan terunduh, termasuk satu program yang mencuri password, kata McAfee pekan ini.

Para peretas telah lama mengincar pemakai Facebook, dan mengirimi mereka pesan tercemar melalui sistem surat elektronik internal milik perusahaan jejaring sosial itu sendiri. Dengan serangan baru itu, mereka memanfaatkan surat elektronik rutin Internet untuk menyebarkan perangkat lunak jahat.

Juru bicara Facebook mengatakan, perusahaan tersebut tak dapat mengomentari kasus tertentu, tapi menyatakan perbaikan status yang dikirim oleh perusahaan itu di jejaringnya Rabu pagi memperingatkan pemakai mengenai surat elektronik yang mengandung virus tersebut dan menyarankan pengguna agar menghapus surat elektronik itu dan memperingatkan teman-teman mereka.

McAfee memperingatkan para peretas mengirim puluhan juta spam ke seluruh Eropa, Amerika Serikat, dan Asia sejak aksi tersebut mulai berlangsung Selasa.

Dave Marcus, Direktur McAfee Urusan Komunikasi dan Penelitian Malware, mengatakan, ia menduga para peretas akan berhasil menulari jutaan komputer.

"Dengan Facebook sebagai daya pikat anda, sebanyak 400 juta orang berpotensi mengklik attachment tersebut. Jika 10 persen saja berhasil, maka sebanyak 40 juta orang jadi korban," katanya.

"Tulisan pada surat elektronik tersebut berbunyi Facebook password reset confirmation customer support," kata Marcus. (Ant/OL-02)

Last Updated on Sunday, 28 March 2010 21:12

Page 1 of 2

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »

Google Web Search

Loading...
You are accessing : News Educational News