Masa Orientasi Siswa (MOS) SMPN 2 Bandar Lampung, yang diselenggarakan pada hari Senin (11\7) sampai Rabu (13\7) disambut begitu antusias oleh semua siswa kelas 7 yang baru diterima di SMPN 2 yang berjumlah sekitar 188 siswa. Kegiatan ini dibimbing oleh anggota OSIS serta para guru.
Sekitar pukul 07.00 WIB para siswa datang berbondong-bondong. Mereka tampak begitu bersemangat. Dengan seragam SD merah-putih lengkap, para siswa mulai membuat barisan untuk segera melakukan upacara pembukaan MOS yang di laksanakan di lapangan SMPN 2.
SMPN 2 Bandar Lampung News
Serunya MOS di SMPN 2 Bandar Lampung
IKRAR PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
PERNYATAAN
Kami, siswa-siswi SMP Negeri 2 Bandar Lampung dengan ini menyatakan siap untuk mendukung dan melaksanakan Program Pendidikan Karakter Bangsa dengan cara :
1. Siap menjadi siswa-siswi yang taat beribadah sesuai dengan agama yang di anut dan saling menghargai satu sama lain.
2. Menjunjung tinggi kejujuran, kemandirian, serta kedisiplinan diri.
3. Berusaha mengembangkan kreatifitas, dengan kerja keras yang didasari oleh semangat kebangsaan dan cinta tanah air.
4. Menerapkan sikap demokratis, peduli lingkungan, serta peduli sosial dengan penuh rasa tanggung jawab.
(OSIS & MPK SMPN 2 Bandar Lampung)
PENGUMUMAN
PENGUMUMAN
Nomor : 421.3/164/08/II,2/2011
Dengan ini diberitahukan kepada seluruh Calon Peserta Didik Baru SMPN 2 Bandar Lampung yang telah mengikuti Tes Wawancara pada tanggal 7 Juni 2011, hal-hal sebagai berikut:
- Pengumuman hasil tes wawancara (Tes Tahap IV) akan dilakukan setelah pengumuman kelulusan SD/MI Tahun Pelajaran 2010/2011.
- Daftar Ulang dilakukan 2 (dua) hari setelah Pengumuman Tahap IV
Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Student Exchange and Homestay
Well Come to SMPN 2 Bandar Lampung
Our beloved friends from Labschool Kebayoran Jakarta Selatan
(Ditulis oleh Amaroh,S.Pd.,M.M. hari Senin,28-3-2011 Pukul 10.30WIB)
Mulai hari Senin, tanggal 28 Maret 2011 SMP Negeri 2 Bandar Lampung kedatangan tamu dari SMP Labschool Kebayoran Jakarta Selatan. Mereka datang menggunakan pesawat Garuda Pukul 10.20 WIB dan sampai ke Bandara Radin Intan tepat pukul 11.45 WIB di jemput oleh beberapa guru dari SMPN 2 Bandar Lampung.
Tepat pukul 12.00 mereka sampai ke sekolah dan langsung disambut oleh kepala Sekolah Bapak Drs. H. Sartono, dewan guru, pembina Osis dan para pengurus Osis. Setelah mereka disambut oleh anggota Osis dengan pemberian setangkai bunga dan bingkisan coklat sebagai tanda persahabatan , kemudian langsung mengikuti serangkaian penyambutan yang dilaksanakan secara sederhana setelah selesai para tami diantar menuju rumah parawali murid yang telah ditunjuk oleh sekolah sebagai rumah tinggal selama satu minggu di Lampung untuk mengikuti program home stay. Kegiatan ini diikuti oleh empat orang siswa putri, 1 orang siswa putra, satu orang guru dan satu wali murid. Masing-masing siswa tersebut adalah Abdurahman Rais yang ditempatkan di rumah Aulia Izzudin Laksono kelas 8-1, Syaratina Khalisha tinggal di rumah Tutut Indriati kelas 8-1, Pinandita Annisa P. tinggal di rumah Siti Ajeng kelas 8 -4, Nada Larasati Salsabila tinggal di rumah Nanda Salsabila 8-1 dan Raissa Imandari tinggal di rumah Rahma Nurul Haya 8-1. Sedangkan Ibu Pamor sebagai wali murid di tempatkan di rumah salah satu guru yaitu ibu Juljana Noer dan bapak Murjito sebagai salah satu guru matematika di Labcschool tinggal di rumah Kepala sekolah yaitu Bapak Drs. H. Sartono.
Kedatangan para siswa , guru dan wali murid Labschool di Lampung ini adalah akan mengikuti kegiatan pertukaran pelajar (Student Exchange) yang di dalamnya terdapat kegiatan home stay. Dalam kegiatan tersebut ada beberapa agenda kegiatan antara lain kelima siswa yang dikirim akan mengikuti kegiatan pembelajaran di dalam kelas mulai hari Senin tanggal 28 Maret 2011 sampai dengan hari Kamis 31 Maret 2011, tanggal 1 April kegiatan perpisahan di lokasi sekolah, kemudian hari Sabtu, tanggal 2 April 2011 mereka melakukan kegiatan wisata di berbagai tempat di daerah Lampung dan hari Minggu langsung menuju Jakarta melalui Bandara Radin Intan. Kegiatan semacam ini memang sangat diperlukan bagi sekolah-sekolah yang ingin menjadi sekolah berkualitas. Bahkan di dalam syarat yang harus dipenuhi di sekolah RSBI program student exchange baik antar sekolah di dalam negeri maupun antar sekolah di luar negeri sangat diperlukan dengan disertai MOU yang jelas. Sehingga kegiatan ini tentulah sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak
SMP Labschool adalah salah satu sekolah yang telah banyak dikunjungi dan jadi model bagi sekolah-sekolah seluruh di Indonesia, misalnya sekolah tersebut telah dikunjungi oleh para kepala sekolah RSBI se-Indonesia beberapa waktu yang lalu. Oleh sebab itu suatu kebahagiaan bagi SMPN 2 Bandar Lampung telah dipilih menjadi mitra dalam pertukaran pelajar ini. Direncanakan sekitar bulan September atau Oktober 2012 SMPN 2 Bandar Lampung akan mengadakan kunjungan balasan pada acara yang sama. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar.
SMP Labschool adalah salah satu sekolah yang telah berhasil mengimplementasikan pendidikan karakter yang cukup baik. Dalam kesempatan ini tentunya SMPN 2 harus memperoleh pembelajaran tersebut. Antara lain pembelajaran yang dilakukan dengan metode moving class (tiap pembelajaran berpindah kelas) program ini murid yang berpindah untuk mencari guru pada pelajaran yang dimaksud. Direncanakan SMPN 2 pun akan menyelenggarakan program moving class apabila kita sudah pindah di lokasi sekolah yang baru. Karena pada pelaksanaan program moving class diperlukan jumlah lokal yang ideal sedangkan sementara ini lokal yang tersedia di sekolah kita masih sangat terbatas.
Beberapa pendapat para siswa labschool yang telah berhasil terekam oleh redaksi yaitu tentang suasana dan kesan-kesan para peserta student exchange di hari pertama, mereka berbaur bersama para siswa. Pinandita, Syafrina, Nada dan Raisa mengungkapkan bahwa teman-teman di SMPN 2 sangat seru, ramah dan bersahabat. Pendapat lain dinyatakan pula pelaksanaan upacara benderanya sangat baik dan “Paskibnya top banget’. Begitu juga pidato bahasa asingnya ’kren banget” itu kata Raisa Imandari salah satu siswa dari Labcshool.
Melukis Dapat Melatih Konsentrasi Anak
Melukis ternyata dapat melatih konsentrasi anak. Dengan melukis, anak menjadi lebih fokus terhadap yang dilakoninya.
Demikian dikatakan Papa Joe, pembina Sanggar Lukis Papa joe Art Painting, dalam pelatihan melukis bagi guru TK, SD hingga SMP se-Provinsi Lampung di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Rabu (2-2).
"Melukis itu aktivitas yang memerlukan konsentrasi tinggi. Mereka yang biasa melakukan aktivitas melukis akan terbiasa memfokuskan pikiran mereka secara penuh terhadap objek yang tengah dilukisnya," kata dia.
Maka tak jarang, kata Papa Joe, ketika orang sedang melukis, ia seperti asyik dengan dunianya sendiri. Tak tergubris dengan aktivitas lain di sekitarnya. Menurut dia, melukis tak hanya persoalan art dan kreativitas semata, tetapi juga soal memfokuskan pikiran.
Papa Joe juga menyatakan melukis bukanlah persoalan rumit seperti yang dibayangkan orang. Melukis itu mudah jika orang mengetahui langkah-langkah dalam melukis. Tidak serta-merta sebuah hasil lukisan itu jadi begitu saja.
Ia mencontohkan untuk menggambar orang atau binatang itu tidak bisa digambar sekaligus, tetapi harus bertahap. Diawali dari garis postur yang proposional kemudian diikuti dengan garis lengkung, barulah diikuti detail-detail lain hingga menjadi lukisan secara utuh.
"Selain menjadikan kegiatan yang bersifat hobi, melukis juga dapat dijadikan sebagai aktivitas yang dapat menghasilkan income bagi mereka yang secara tekun menggelutinya," kata dia.
Secara terpisah, Indriani Dewi, kepala Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Fitrah Insani, selaku penyelenggara kegiatan, menyatakan pelatihan dilakukan dalam rangka menyambut hari jadi lembaganya yang kedua, tepatnya pada 2 Februari ini.
"Selain melakukan pelatihan melukis bagi guru, kami juga menggelar lomba menggambar dan mewarnai bagsi siswa TK dan PAUD se-Bandar Lampung, ditargetkan akan diikuti oleh 200 siswa TK dan PAUD se-Bandar Lampung," kata dia.
Sementara kegiatan pelatihan melukis ini diikuti oleh 105 guru se-Provinsi Lampung. Dengan kegiatan ini diharapkan para guru dapat memiliki kemampuan melukis dan dapat diteruskan ke anak-anak didik mereka di sekolah.
Sumber : Lampung Post
Page 1 of 2


